Tangerang Selatan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan resmi dari dua perwakilan KONI Provinsi Banten, yakni Bapak Warta Ginting dan Bapak Arsani Maidi. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis meninjau kesiapan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten tahun 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Sekretariat KONI Tangsel tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama. Mulai dari struktur Panitia Besar PORPROV, sinergi lintas lembaga antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dinas terkait, dan KONI, hingga kesiapan infrastruktur dan venue olahraga menjadi fokus perhatian.
Warta Ginting dan Arsani Maidi, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum dan Wakil Ketua KONI Provinsi Banten, turut membagikan pengalaman penting saat Kota Tangerang menjadi tuan rumah PORPROV VI pada 2022. Berbagai masukan dan strategi pelaksanaan diberikan kepada jajaran KONI Tangsel sebagai bekal penyelenggaraan event olahraga terbesar di Banten itu.
Ketua Umum KONI Tangsel, Hamka Handaru, mengungkapkan komitmen penuh terhadap suksesnya perhelatan ini, sembari menekankan pentingnya dukungan konkret dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menyiapkan infrastruktur olahraga yang mumpuni dan sesuai standar nasional.
“Kami memohon agar Pemerintah Kota dapat menyediakan fasilitas terbaik untuk kegiatan ini, karena ini membawa nama baik Kota Tangsel. Ini bukan hanya urusan KONI, tapi juga menyangkut nama baik dan martabat Kota Tangerang Selatan serta warganya. Kita harus memberikan yang terbaik untuk tamu-tamu kita,” ujar Hamka.
Sejak awal 2024, KONI Tangsel bersama Pemerintah Kota telah menyusun peta jalan pembangunan dan revitalisasi venue. Setidaknya lima venue utama direncanakan mulai dibangun pada tahun 2025. Venue-venue tersebut akan dirancang dengan spesifikasi standar nasional, termasuk lapangan baseball, arena indoor multifungsi, dan pusat pelatihan atlet.
Menariknya, Tangsel juga menjajaki kerja sama dengan institusi swasta seperti British School dan pengelola sport center lainnya sebagai bentuk efisiensi anggaran sekaligus percepatan pemenuhan fasilitas.
Menurut informasi dari rapat kerja KONI Tangsel yang digelar Maret 2024, penyelesaian konstruksi dan kesiapan venue ditargetkan tuntas minimal enam bulan sebelum PORPROV 2026 digelar. Pemerintah daerah juga melakukan inventarisasi dan berupaya meminjam peralatan bekas pelaksanaan PORPROV sebelumnya di Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, sebelumnya menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan ini dan mendorong kolaborasi aktif antarinstansi, termasuk melibatkan sektor swasta untuk mengoptimalkan sarana yang ada. Hal ini dinilai sebagai langkah tepat dalam menghadirkan penyelenggaraan yang efisien namun tetap berkualitas tinggi.
Kolaborasi juga mencakup aspek non-infrastruktur, seperti peningkatan kualitas atlet lokal, pelatihan pelatih, hingga sistem seleksi kontingen yang kompetitif dan transparan.
Selain sukses menjadi tuan rumah, KONI Tangsel menargetkan pencapaian prestasi tertinggi, yakni menjadi juara umum. Target ini dinilai realistis mengingat potensi atlet muda Tangsel yang terus berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, pembinaan atlet melalui jalur sekolah, klub olahraga, dan program pelatihan jangka panjang mulai menunjukkan hasil positif.
Hamka Handaru menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan PORPROV 2026 akan mencerminkan kemampuan Tangsel tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai kota yang siap menjadi pusat olahraga baru di Provinsi Banten dan bahkan nasional.