Ketua KONI Tangsel Hadiri Pembukaan M25 CUP 15th: Ajang Silat Sekaligus Pelestarian Budaya

Ketua KONI Tangsel Hadiri Pembukaan M25 CUP 15th: Ajang Silat Sekaligus Pelestarian Budaya

Tangerang Selatan — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan, Hamka Handaru, menghadiri pembukaan Kompetisi Pencak Silat M25 CUP 15th yang berlangsung meriah pada 22 Februari 2025. Ajang ini diikuti oleh puluhan pendekar muda dari berbagai daerah, menunjukkan semangat juang dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Lebih dari sekadar ajang pertandingan, kompetisi ini menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah keterampilan, menjunjung sportivitas, dan melestarikan warisan budaya bangsa,” ungkap Hamka Handaru.

Gelaran kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda menuju jenjang nasional. KONI Tangsel, bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan perguruan silat lokal, memanfaatkan momentum ini untuk mengukur kualitas pembinaan sekaligus memperkuat basis regenerasi atlet.

Beberapa atlet yang mencuri perhatian pada kompetisi tahun ini antara lain Ahmad Fazri, yang meraih Juara II Kelas G Remaja, serta Muhammad Zianka Raditya yang menyabet Juara III Kelas J Remaja. Kedua pesilat tersebut berasal dari perguruan yang berbeda namun menunjukkan teknik dan etika tanding yang mengesankan.

Kejuaraan M25 CUP 15th juga memperlihatkan bagaimana pencak silat tetap menjadi primadona di kalangan remaja. Dari sisi penyelenggaraan, sistem pertandingan mengikuti standar IPSI nasional, dengan penilaian berbasis poin dan fokus pada ketepatan teknik, stamina, serta sikap sportivitas.

Keterlibatan KONI Tangsel dalam ajang ini menjadi simbol komitmen serius terhadap pengembangan olahraga daerah. Tidak hanya membina, KONI juga mendorong pelestarian seni bela diri tradisional Indonesia yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO sejak 2019.

Sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, pesilat-pesilat muda dari Tangsel yang tampil di M25 CUP juga diharapkan mampu melanjutkan kiprah ke ajang lebih besar seperti Piala Menpora, Kejurnas IPSI, hingga event internasional seperti Pencak Silat World Championship.

Di tengah tantangan era digital, ajang seperti ini menjadi penyeimbang antara fisik dan karakter generasi muda. “Siapa jagoan favoritmu di kompetisi ini?” tulis akun resmi penyelenggara, mengajak masyarakat terlibat dan mendukung para atlet muda.

Dengan semangat “Dari Daerah untuk Dunia”, M25 CUP ke-15 bukan hanya pesta silat tahunan, tetapi juga cermin dari semangat sportivitas dan pelestarian jati diri bangsa.