Kejuaraan Tenis Meja Se-Tangsel Diselenggarakan Komunitas PTM ZeroZeroSix, Gaet 194 Peserta dari Dalam dan Luar Daerah

Kejuaraan Tenis Meja Se-Tangsel Diselenggarakan Komunitas PTM ZeroZeroSix, Gaet 194 Peserta dari Dalam dan Luar Daerah

Tangerang Selatan – Sebanyak 194 peserta dari berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta, turut ambil bagian dalam Kejuaraan Tenis Meja Se-Tangerang Selatan yang digelar oleh komunitas PTM ZeroZeroSix di Kelurahan Pamulang Timur. Kejuaraan yang berlangsung meriah ini menjadi bukti bahwa semangat olahraga yang tumbuh di masa pandemi kini bertransformasi menjadi fondasi kuat bagi kemajuan olahraga di tingkat kota.

Kejuaraan yang digelar di Pamulang, Sabtu (10/5), dibuka secara resmi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas dan menyebut ajang ini sebagai “pilot project yang patut dicontoh.”

“Inisiatif dari komunitas akar rumput seperti ini mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan kesadaran pentingnya olahraga, khususnya di tingkat pemerintah daerah terkecil,” ujar Ketua KONI Kota Tangsel saat pembukaan.

PTM ZeroZeroSix, komunitas tenis meja yang berbasis di RT 006 RW 019, Kelurahan Pamulang Timur, merupakan kelompok yang terbentuk di masa pandemi Covid-19. Berawal dari sekumpulan warga yang gemar bermain tenis meja secara rutin untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa pembatasan sosial, komunitas ini berkembang menjadi motor penggerak kegiatan olahraga di wilayahnya.

Semangat yang tumbuh sejak pandemi itu kini mewujud dalam kegiatan kompetitif berskala kota. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet, tetapi juga wadah silaturahmi antarwarga dan komunitas olahraga. Beberapa peserta bahkan datang dari luar kota, menunjukkan daya tarik dan reputasi positif yang mulai dibangun oleh PTM ZeroZeroSix.

Berkat penyelenggaraan yang rapi dan partisipasi yang masif, kejuaraan ini pun mendapat dukungan dan perhatian dari pemangku kepentingan olahraga di Tangsel. Hadirnya Ketua KONI dan pernyataan positifnya menjadi indikasi bahwa pemerintah daerah melihat potensi dari komunitas olahraga dalam mendorong regenerasi atlet dan pembudayaan hidup sehat.

Dalam konteks pembangunan olahraga nasional, kegiatan ini mencerminkan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up). Ketika inisiatif lokal diberi ruang dan dukungan, akan tercipta ekosistem olahraga yang lebih organik dan berkelanjutan.

Selain itu, dengan mengikutsertakan peserta dari luar wilayah, kejuaraan ini turut berkontribusi pada promosi citra positif Tangerang Selatan sebagai kota yang aktif secara sosial dan olahraga. Potensi ekonomi lokal pun mendapat imbas, terutama pelaku UMKM yang hadir meramaikan acara.

Meski digelar oleh komunitas skala RT/RW, PTM ZeroZeroSix membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, dukungan warga, dan kemitraan dengan pemerintah, mereka mampu menghadirkan acara berskala besar yang memberi manfaat luas. Tidak berlebihan jika penyelenggaraan ini dipandang sebagai model percontohan kegiatan olahraga berbasis komunitas yang bisa direplikasi di wilayah lain.

Ke depan, PTM ZeroZeroSix berencana menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan format pertandingan yang lebih variatif. Dukungan dari pemerintah dan swasta diharapkan dapat memperkuat kapasitas komunitas dalam menggelar kegiatan serupa di masa mendatang.

Dengan semangat “dari warga, oleh warga, untuk warga,” PTM ZeroZeroSix tidak hanya membangun prestasi, tetapi juga menyemai solidaritas dan harapan baru bagi masa depan olahraga di Tangerang Selatan.